lirik lagu astaga – nella kharisma
lirik lagu astaga – nella kharisma
telah
lama aku kagum kepadanya
wajahnya rupawan anggun dan mempesona
suatu senja aku duduk berduaan
berdebar rasa hati akan mengucap kata cinta
wajahnya rupawan anggun dan mempesona
suatu senja aku duduk berduaan
berdebar rasa hati akan mengucap kata cinta
ku
remas jemari tangannya, diam saja
ku belai rambutnya yang hitam, diam saja
ku beranikan diri untuk mengecupnya
ku belai rambutnya yang hitam, diam saja
ku beranikan diri untuk mengecupnya
astaga,
“sekali lagi,” bisiknya
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
suatu
senja aku duduk berduaan
berdebar rasa hati akan mengucap kata cinta
berdebar rasa hati akan mengucap kata cinta
ku
remas jemari tangannya, diam saja
ku belai rambutnya yang hitam, diam saja
ku beranikan diri untuk mengecupnya
ku belai rambutnya yang hitam, diam saja
ku beranikan diri untuk mengecupnya
astaga,
“sekali lagi,” bisiknya
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
suatu
senja aku duduk berduaan
berdebar rasa hati akan mengucap kata cinta
berdebar rasa hati akan mengucap kata cinta
ku
remas jemari tangannya, diam saja
ku belai rambutnya yang hitam, diam saja
ku beranikan diri untuk mengecupnya
ku belai rambutnya yang hitam, diam saja
ku beranikan diri untuk mengecupnya
astaga,
“sekali lagi,” bisiknya
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
astaga,
“sekali lagi,” bisiknya
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
astaga, dia bilang, “sudah biasa”
aku bingung meski sedih ataukah bahagia
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
akhirnya ku tinggal pergi sambil gigit jari
----==<300>==----

Komentar
Posting Komentar